4 Cara Mempercepat Booting Windows 10, Pasti Berhasil

4 Cara Mempercepat Booting Windows 10, Pasti Berhasil

Posted on

Dibanding versi terdahulu, Windows 10 mempunyai lebih banyak aplikasi built-in dan fitur baru yang tentunya lebih mutakhir. Pembaruan ini tentunya merupakan hal bagus. Tetapi di sisi lain, banyaknya fitur dan instalasi aplikasi ternyata membuat waktu booting Windows 10 menjadi lama. Banyak pengguna yang mengeluhkan hal ini. Apakah ada cara mempercepat booting Windows 10? Tentu ada. Bahkan tidak hanya satu melainkan beberapa cara.

Cara mempercepat booting Windows 10 dengan Fast Startup

Fitur Fast Startup sebenarnya sudah ada sejak Windows 8. Fitur ini sudah otomatis diaktifkan di Windows 10 secara default. Tetapi beberapa pengguna mematikannya dengan tujuan untuk mengatasi beberapa masalah yang muncul di Windows 10. Untuk membuat proses booting Windows 10 cepat, fitur ini harus diaktifkan kembali.

Cara mempercepat booting Windows 10 dengan Fast Startup

Cara untuk mengecek apakah Fast Startup aktif atau tidak adalah dengan membuka daftar menu WinX melalui tombol Start. Klik kanan, makan daftar menu WinX akan muncul. Pilih opsi Power Options. Masuk ke jendela Power & Sleep. Di area paling kanan terdapat tautan Additional power settings. Klik link tersebut.

Selanjutnya klik link Choose what the power buttons do pada jendela Power Options yang muncul. Lalu, klik Change settings that are currently unavailable. Beri tanda checklist atau centang di kotak Turn on fast start-up untuk mengaktifkannya.

Menutup program yang berjalan saat start up

Cara lain untuk mempersingkat proses booting Windows adalah menonaktifkan semua program yang berjalan saat start up Windows. Terlalu banyak program yang berjalan saat booting dapat menurunkan performa. Tutup semua program tersebut termasuk yang tidak ditampilkan di layar (run in the background).

Lalu bagaimana cara menonaktifkan program-program tersebut? Gunakan Task Manager. Jika kesulitan mencari di mana Task Manager, tekan tombol Ctrl+Alt+Del secara bersamaan. Selanjutnya, klik  tab Start-up di jendela Task Manager. Daftar program akan terlihat. Pilih mana yang akan dinonaktifkan dengan mengklik tombol Disable.

Menonaktifkan transparansi dan efek khusus.

Berbeda dari versi sebelumnya, Windows 10 memiliki User Interface (UI) transparent dan efek khusus. Tidak banyak yang tahu bahwa efek tersebut berpengaruh pada lamanya waktu booting Windows. Jadi sebaiknya, nonaktifkan sementara efek transparansi dan efek khusus lainnya agar proses booting lebih cepat.

Untuk menonaktifkan transparansi, masuk ke pengaturan layar dan pilih Personalization. Setelah jendela Personalization muncul, pilih tab Colour di sebelah kiri dan ubah Transparency effects dari On ke Off. Sementara itu untuk mematikan efek khusus, ketik “advanced system settings” di kolom pencarian sebelah tombol Windows di kiri bawah.

Tekan Enter maka jendela System Properties akan muncul. Masuk ke tab Advanced dan pilih Performance. Klik tombol Setting. Menonaktifkan efek khusus dapat dilakukan dengan klik tombol Adjust for best performance. Terakhir, klik OK.

Membersihkan PC

Upaya Membersihkan PC dari file sampah mungkin jarang terpikirkan. Tetapi hal ini layak dicoba walaupun hasilnya mungkin tidak signifikan. Kamu bisa menggunakan software bawaan Windows seperti Disk Cleanup untuk melakukan tugas ini atau menggunakan aplikasi lain sejenis. Kalaupun tidak membawa efek signifikan, paling tidak upaya membersihkan PC dapat membuat kinerja PC lebih cepat.

Baca Juga: antivirus terbaik

Keempat cara mempercepat booting Windows 10 di atas dapat dilakukan bersamaan sekaligus sehingga hasilnya lebih maksimal. Tetapi apabila kamu sabar menunggu, cara-cara di atas sebenarnya tidak perlu dilakukan. Yang paling penting adalah proses booting berjalan lancar tanpa tersendat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *