Cara Mudah Mengatasi Microsoft Store Tidak Bisa Dibuka

Cara Mudah Mengatasi Microsoft Store Tidak Bisa Dibuka

Posted on

Pengguna Windows 10 pasti sudah tidak asing lagi dengan Microsoft Store. Bagi pengguna smartphone Android, Microsoft Store memiliki fungsi yang sama dengan Play Store. Melalui Microsoft Store, pengguna bisa menginstal beragam aplikasi resmi dari platform windows 10.

Tetapi ada kalanya Microsoft Store tidak bisa dibuka. Penyebab umumnya adalah ada gangguan pada sistem operasi Windows 10. Masalah ini juga ditemukan pada Windows versi sebelumnya. Berikut adalah beberapa cara untuk memperbaikinya.

Memanipulasi folder cache untuk mengatasi Microsoft Store tidak bisa dibuka

Cara ini paling banyak digunakan untuk membuka Microsoft Store karena tingkat keberhasilannya tinggi. Langkah pertama adalah membuka Task Manager. Sebelumnya, tutup semua layanan toko dan app store yang sedang berjalan. Untuk memunculkan jendela Task Manager, tekan kombinasi tombol Ctrl+Alt+Del sekaligus bersama-sama.

Microsoft Store tidak bisa dibuka

Kemudian, buka Windows Explorer. Cari folder cache di Drive C. Setelah ketemu, ubah nama folder secara manual menjadi CacheTemp. Tetapi, pengubahan nama folder ini tidak selalu berhasil. Jika menemukan kendala, ubah nama folder Cache melalui CMD. Cek hasilnya dengan membuka Microsoft Store. Jika masih error, jangan khawatir karena masih ada beberapa cara lain.

Mematikan proxy

Microsoft Store yang tidak bisa dibuka dapat disebabkan oleh proxy yang aktif. Seringkali proxy menjadi ON secara otomatis saat terjadi pembaruan. Cobalah mematikan proxy ketika menemui kendala dalam membuka Microsoft Store. Siapa tahu masalah ini terjadi karena proxy dalam keadaan ON.

Caranya adalah dengan klik icon wifi di bagian kanan bawah layar. Lalu klik Network & Internet settings. Selanjutnya, pilih Proxy. Ganti pengaturannya dari ON ke OFF. Setelah pengaturan ini diterapkan, coba lagi membuka Microsoft Store.

Memasukkan perintah pada powershell command

Powershell command berperan dalam proses konfigurasi Windows. Mungkin masih banyak pengguna Windows yang belum familiar dengan Powershell command. Menu ini dapat dicari dengan mengetikkan kata kunci “Powershell” di search box.

Setelah ketemu, klik kanan dan pilih Run as Administrator. Pada kotak dialog yang muncul, ketikkan “Add-AppxPackage-DisableDevelopmentMode-Register$env:SystemRoot\WinStore\AppxManifest.XML”. Penulisan harus sama persis. Jika berbeda satu huruf pun, upaya ini tidak akan berhasil.

Untuk melihat perubahannya, kamu akan diminta untuk restart PC. Microsoft Store seharusnya sudah bisa dibuka dan berfungsi seperti sedia kala saat PC menyala kembali.

Mengatur background intelligent transfer service

Opsi Background Intelligent Transfer Service dapat dicari melalui menu Windows Charms. Kemudian klik Setting >> Control Panel >> Administrative Tools. Cari pilihan Background Intelligent Transfer Service. Di bagian Startup type, pilih Automatic. Klik Apply lalu OK. Biasanya perubahan terjadi setelah PC di restart. 

Menonaktifkan antivirus

Cara terakhir yang bisa dicoba adalah menonaktifkan antivirus pada perangkat. Firewall atau antivirus sering memblokir jaringan dengan tujuan melindungi komputer dari serangan. Perlindungan ini juga termasuk memblokir akses ke Microsoft Store sehingga tidak bisa dibuka.

Karena itu, cara untuk membuka kembali Microsoft Store adalah dengan menonaktifkan sementara firewall atau antivirus yang terpasang. Jangan lupa untuk mengaktifkannya kembali setelah error Microsoft Store teratasi agar perangkat tetap terlindung.

Baca Juga: Drive C

Itulah kelima cara yang bisa dicoba untuk mengatasi masalah Microsoft Store tidak bisa dibuka. Penyebab masalah ini terjadi bisa bermacam-macam, bisa karena antivirus, settingan Proxy, atau penyebab lain. Karena itu, jika satu cara tidak berhasil, coba cara yang lain. Di antara kelima cara tersebut, pasti ada satu yang berhasil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *