Alur Cerita Film Mircle In Cell No. 7

Sinopsis Film Miracle In Cell No.7 (Alur cerita Lengkap)

Posted on

Hai teman-teman.. Selamat datang di United11. Di mana Blog ini diharapkan dapat membuat teman-teman tertarik dan merasa terhibur oleh konten-konten yang akan kami sajikan. Kali ini kami akan menceritakan film yang berasal dari negeri ginseng, Korea yang berjudul Miracle Cell No. 7.

Film ini termasuk film yang bagus, karena film ini dibuat ulang oleh beberapa Negara, seperti Turki, Thailand, India, Brunei Darussalam, Filipina, dan Indonesia yang juga akan tayang di tahun ini, namun masih tertunda tayangnya akibat pandemi covid.

Sebelum kami melanjutkan Sinopsisnya, kami meminta bantuan teman-teman untuk selalu mengunjungi blog ini untuk perkembangan blog kami yang lebih baik. Untuk yang sudah sering berkunjung, kami ucapkan terimakasih. Okey, let’s go…

Alur Cerita Film Miracle In Cell No. 7

Alur Cerita Film Mircle In Cell No. 7

Untuk kamu yang ingin mengetahui Alur Cerita Film Miracle In Cell No. 7 kami akan menjelakannya. Film ini berkisah tentang seorang ayah berusia 40 tahun yang bernama Lee Yong Goo, yang mengalami keterbelakangan mental. Ia merupakan seorang single parent yang mempunyai seorang putri bernama Ye Sung yang masih berusia 6 tahun. Kesehariannya, ia bekerja sebagai tukang parkir di sebuah mall untuk menghidupi dirinya dan anaknya tersebut di tengah kekurangan dirinya.

Meski hidup dalam ekonomi yang tergolong rendah, namun Yong Go dan Ye Sung selalu tampak bahagia. Suatu hari, Yong Goo dan Yesung pergi ke toko peralatan alat sekolah dan Ye Sung melihat tas dengan karakter anime kesukaannya, Sailor Moon. Namun saat itu, Yong Go belum memiliki uang yang cukup yang membuat mereka hanya melihat tas dari luar toko. Yong Go berjanji bahwa ia akan membelikannya ketika ia sudah memiliki uang yang cukup, saat nanti ia gajian.

Tak lama kemudian, Yong Go dan Ye Sung melihat ada yang membeli tas tersebut, yaitu Komisaris Polisi yang membeli untuk putrinya. Ye Sung merasa sedih, karena hal itu, dengan segala keberanian yang Yong Go miliki menerobos masuk ke dalam toko dan meminta tas tersebut tidak dibeli. Namun karena keterbatasannya dalam berbicara, membuat komisaris marah dan memukul Yong Go.

Malam harinya, sembari menunggu lelap, Ye Sung berkata bahwa ia ikhlas dan meminta pada Yong Go untuk tidak memaksakan membeli tas Sailor Moon. Kemudian Yong Go berjanji, bahwa suatu hari nanti ia pasti akan membelikan tas Sailor Moon untuk Ye Sung.
Pada saat Yong Go menghitung gaji di tempat ia bekerja, Ji Young, anak komisaris polisi, bertemu dengan Yong Go.

Ji Young merasa iba dan memberi tahu bahwa masih ada toko yang menjual tas Sailor Moon. Ji Young menunjukan arah menuju toko tas dan Yong Go mengikutinya dari belakang. Inilah awal petaka yang akan dialami Yong Go. Di tengah perjalanan menuju toko tas, Ji Young terpeleset dan tertimpa batu bata. Ia kemudian jatuh seketika dan membuat kepalanya bersimbah darah.

Hal itu membuat Yong Go panik dan segera memberikan pertolongan pertama berupa napas buatan, yang ia dapatkan dari pelatihan di tempat ia bekerja. Namun sayang, nyawa Ji Young tidak tertolong. Tiba-tiba datang seorang ibu-ibu yang melihat Yong Go melakukan napas buatan, sehingga ibu-ibu tersebur mengira bahwa Yong Go membunuh dan memperkosa Ji Young.

Karena itu, ia ditangkap oleh polisi dan para reporter media meliput kejadian tersebut dengan berdalih bahwa Yong Go merasa dendam dengan komisaris polisi yang pernah memukulnya. Akhirnya polisi meminta dekontruksi ulang pembunuhan dan Yong Go memberikan adegan-adegan yang ia lakukan pada saat kejadian, seperti melepas celana korban.

Sayangnya, karena keterbatasannya dalam berbicara, membuat polisi salah paham yang menjadikan Yong Go ditahan di penjara.
Di sini, kita akan diperkenalkan oleh seorang kepala sipir bernama Chang Min.

Ia sedang membaca beberapa kasus narapidana yang masuk pada hari itu, salah satunya kasus Yong Go berupa pembunuhan pemerkosaan anak kecil. Setelah membaca itu, Chang Min merasa marah dan langsung menemui Yong Go. Di sana ia langsung memukulnya.

Padahal sebenarnya, Chang Min adalah orang yang sangat baik. Ia merasa merasa marah kepada Yong Go, dikarenakan ia memiliki seorang putra yang berusia 6 tahun yang meninggal dibunuh. Oleh sebab itu, ia merasa marah apabila terdapat tahanan yang memiliki kasus pembunuhan anak kecil.

Yong Go Di bawa Ke Sel Penjara

Kembali ke cerita filmnya, Yong Go dibawa ke sel penjara. Di sel tersebut, kita akan diperkenalkan oleh para tahanan, yaitu Bong Shik kasus pencopetan, Joon Ho kasus penipuan, Man-Beom perzinahan, Bang Jang terlibat gangster dan penyelundupan, dan kakek Seo kasus penipuan. Setelah mereka tahu kasus pemerkosaan dan pembunuhan anak kecil yang dilakukan Yong Go, mereka langsung memukul dan menendang Yong Go karena menganggap bahwa kasus tersebut kasus yang paling hina.

Meskipun di penjara, Bang Jang masih melakukan penyelundupan barang ke dalam penjara. Namun, ada seorang yang merasa iri karena bisnis yang dilakukan Bang Jang. Ia pun berencana menghajar Bang Jang bersama rekan-rekan segengnya. Sayangnya, hal tersebut diketahui oleh Yong Go dan Yong Go pun menyelamatkan Bang Jang. Karena hal itulah, Bang Jang merasa berterimakasih dan akan mengabulkan segala permintaan Yong Go.

Yong Go memiliki permintaan yaitu ingin bertemu dengan putrinya, Ye Sung. Singkat cerita, Bang Jang berhasil menyelundupkan Ye Sung ke dalam sel penjara, dengan cara menjadikan Ye Sung sebagai anggota paduan suara yang biasa mengisi acara keagamaan tempat tahanan tersebut.
Akhirnya mereka berdua bertemu.

Ye Sung menangis terisak-isak karena ia bisa bertemu kembali dengan ayahnya, Yong Go. Namun, karena suatu hal yang terjadi, membuat Ye Sung terjebak dalam sel tahanan dan tidak bisa kembali ke rombongan paduan suara tersebut. Ternyata, kehadiran Ye Sung mengubah suasana dalam sel tahanan menjadi riang gembira. Pada suatu ketika, polisi curiga karena mendengar suara anak kecil di dalam tahanan. Sayangnya, Ye Sung ketahuan Chang Min yang membuat Chang Min marah dan kembali memukul Yong Go.

Tahanan Iri Terhadap Bang Jang

Tiba-tiba seorang tahanan yang iri terhadap Bang Jang membuat keributan dan membakar sel tahanan. Chang Min berusaha menghentikannya, namun malah membuat ia terjebak dalam kobaran api yang semakin membesar. Lalu, Yong Go melihat Chang Min terkulai lemas tak berdaya di tengah kobaran api dan ia segera menolongnya.

Akhirnya Chang Min terselamatkan kemudian secara perlahan-lahan ia merasa iba dan hatinya terketuk pada saat ia melihat Ye Sung yang sedang menjenguk Yong Go harus berpisah. Ia teringat akan putranya yang telah meninggal dunia.
Keesokan harinya, Chang Min mendengar kabar bahwa Ye Sung sakit dan dirawat di rumah sakit. Ia pun segera menjenguk Ye Sung bersama istrinya. Istrinya berkata bahwa Ye Sung akan dirawat di panti asuhan di pedesaan.

Mendengar hal itu, Ye Sung meminta Chang Min untuk mengadopsi dirinya agar tidak jauh dari Yong Go. Setelah sembuh, Ye Sung kembali ke sel tahanan dan bertemu dengan Yong Go. Yong Go sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Chang Min yang telah memberi izin Ye Sung untuk masuk kembali ke sel tahanan.

Chang Min pun mulai bertanya alasan mengapa Yong Go melakukan pembunuhan dan pemerkosaan. Yong Go pun menjawab jujur bahwa ia tidak melakukan perbuatan tersebut.
Seiring berjalannya waktu, Ye Sung semakin akrab dengan para penghuni sel tahanan. Ia pun melihat salah satu penghuni sel tahanan, Bong Shik, yang merasa sedih karena istrinya akan segera melahirkan dan ia sangat ingin menemuinya.

Yea sung Membawa Ponsel Untuk Dong Shik

Esoknya, Ye Sung membawa ponsel yang ia pinjam dari teman sekelasnya. Akhirnya Bong Shik bisa menelpon istrinya untuk melepas kerindan dan memberikan saran nama anak mereka. Oleh karena itu, para penghuni sel bisa melihat bahwa Ye Sung adalah seorang anak yang baik yang membuat para penghuni sel menanyakan kebenaran yang terjadi terkait kasus Yong Go. Dengan segala informasi yang mereka dapatkan dari Yong Go, membuat mereka percaya bahwa kejadian yang dialami Ji Young bukan kesalahan Yong Go dan murni kecelakan.

Yong Go juga menjelaskan bahwa ia hanya memberikan Ji Young napas buatan. Lalu, para penghuni sel tahanan mengajari Yong Go berbicara di persidangan yang akan ia lakukan.
Hari persidangan pun tiba, sebelum memasuki ruang persidangan, komisaris polisi menemui Yong Go dan mengancamnya. Apabila Yong Go tidak mengakui bahwa ia melakukan perbuatan itu, komisaris polisi akan mencelakai Ye Sung. Kita bisa tahu, bahwa betapa kejamnya komisaris polisi ini.

Sebenarnya ia tahu bahwa Yong Go tidak bersalah, namun ia merasa marah dan melampiaskannya kepada Yong Go. Karena tidak ingin Ye Sung terluka, akhirnya Yong Go mengakui perbuatannya tersebut di persidangan yang membuat Yong Go divonis hukuman mati.

Singkat cerita, semua penghuni tahanan mengetahui bahwa Yong Go tidak bersalah dan mereka membuat rencana agar Yong Go bisa kabur dari penjara bersama Ye Sung. Mereka membuat suatu rencana dengan balon udara yang bisa digunakan Yong Go untuk kabur.

Namun sayangnya, tali balon udara menyangkut kawat pagar penjara. Semua penghuni sel tahanan merasa sedih, namun Yong Go menikmati momen tersebut bersama Ye Sung. Ia dapat melihat matahari tenggelam dengan sangat indah. Yong Go meminta Ye Sung untuk tidak melupakan momen itu dan tidak melupakan dirinya.

Hari Eksekusi Yong Go

Hari eksekusi pun tiba, peghuni sel tahanan merayakan ulang tahun Ye Sung dan Yong Go berhasil memberikan hadiah berupa tas Sailor Moon yang diidamkan Ye Sung. Ye Sung mengucapkan terimakasih kepada Yong Go dan mereka berpelukan. Ye Sung mengantarkan Yong Go ke suatu tempat, tanpa tahu bahwa Yong Go akan dieksekusi mati.

Hal itu membuat para penghuni sel tahanan merasa sangat sedih termasuk Chang Min. Ketika sampai di tempat eksekusi, mereka berpelukan kembali dan berpamitan pada Ye Sung. Ia mengatakan sambil tersenyum pada Ye Sung bahwa ia akan pergi ke tempat yang jauh lebih baik.

Awalnya Yong Go merasa tegar, namun pada akhirnya ia benar-benar tidak ingin berpisah dari Ye Sung. Akhirnya ia kembali melihat Ye Sung, mereka berdua pun menangis dibalik jeruji. Chang Min yang melihat kejadian itu pun ikut menangis. Namun, eksekusi tetap dilakukan.
Bertahun-tahun kemudian, Ye Sung menjadi seorang jaksa. Ia membuka kembali kasus Yong Go untuk membersihkan nama baik Yong Go.

Pada awalnya persidangan tetap bersikeras bahwa Yong Go masih bersalah, namun dengan segala upaya yang dilakukan oleh Ye Sung akhirnya keputusan pengadilan memutuskan bahwa Yong Go tidak bersalah.

Meskipun Yong Go sudah meninggal, Ye Sung tetap bahagia bahwa pada akhirnya ia bisa membersihkan nama baik Yong Go, ayahnya.
Sedikit informasi, bahwa sebenarnya film ini diadaptasi dari kejadian nyata pada tahun 1972 di Korea.

Film ini bisa diambil pelajaran untuk kita semua yaitu tentang pengorbanan seorang ayah, keadilan di sekitar kita, dan rasa peduli terhadap sesama.

Oh iya untuk yang mau liat video dari alur ini ada dibawah ini ya.

Miracle In Cell NO.7 On Youtube

Dan begitulah artikel kami mengenai Sinopsi Film Miracle In Cell No.7 (Alur cerita Lengkap). Sampai jumpa di film lain. Jangan lupa like dan komen. Terimakasih. Bye bye..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *